Welcome to

My Blog

By Random Blogger

I'm Muhammad Suraidi,
from Padang, Sumatera Barat.

Hello panggil saya Suraidi, saya alumni di salah satu perguruan tinggi swasta di sumatera barat yaitu STIKes MERCUBAKTIJAYA PADANG. pada masa pandemi Covid 19 begitu banyak kegiatan yang dilakukan hanya dirumah saja atau bahkan ada yang dihentikan, guna menurunkan angka kejadian Covid 19. Dengan alasan itulah saya mengisih beberapa kegiatan saya di masa pendemi Covid 19 dengan menulis di blog kecil ini.

What I Do
Menulis Berita Singkat

Sekarang yang tersedia : Berita Kampus, Berita Esport, Berita Negeriku Dan Serba Serbi.

Bahan Belajar

Bahan yang didokumentsikan berharap bermanfaat ketika dibagikan.

SDKI SLKI SIKI

Berguna untuk reference untuk membuat Asuhan Keperawatan.

Bisnis Online

Membagi informasi tentang bisnis online sebagi berikut : Saffron Da Alwi, tiva.gift, dan ABDI (Comingsoon).

Blog

Mencari souvenir bagus dengan ide kreatifitas tanpa batas? tiva.gift jawabannya

 

Mencari souvenir bagus dengan ide kreatifitas tanpa batas? @tiva.gift jawabannya , Simak wawancara lengkap dengan Nurafni Lativa selaku penemu ide kreatif dari @tiva.gift.

Sumber foto : byrandomblogger

Cari Souvenir bagus | Souvenir Cantik | Souvenir kreatif | Souvenir hadiah | Souvenir hadiah ulang tahun | Souvenir hadiah wisuda | Souvenir hadiah sidang skripsi | Souvenir hadiah buat teman | Souvenir hadiah buat sahabat | Souvenir hadiah buat orang tersayang | Souvenir hadiah buat orang special

Pada masa sekarang ini souvenir merupakan hal yang wajib ada ketika acara dalam bentuk apapun. Souvenir diposisikan sebagai hadiah dalam mengungkapkan sesuatu. Baik itu mengungkapkan selamat telah mencapai sesuatu ataupun mengungkapkan rasa terimakasih. Salah satu souvenir yang dibuat dengan ide, kreatifitas dan inovasi yang baru dan bagus banget buat di jadikan hadiah yaitu tiva.gift.

Sumber foto : byrandomblogger

Cari Souvenir bagus | Souvenir Cantik | Souvenir kreatif | Souvenir hadiah | Souvenir hadiah ulang tahun | Souvenir hadiah wisuda | Souvenir hadiah sidang skripsi | Souvenir hadiah buat teman | Souvenir hadiah buat sahabat | Souvenir hadiah buat orang tersayang | Souvenir hadiah buat orang special

tiva.gift merupakan suatu bisnis bergerak di bagian souvenir. Produk kerajianan tangan yang di buat sendiri dari tanaman kattus yang di dihias dengan sedemikian rupa menampilkan penampilan tanaman kattus model kekinian dan bagus dijadikan hadiah. tiva.gift ini dengan target awal orang-orang sekitar saja. Produk tiva.gift bisa dijadikan hadiah kepada teman, sahabat, ataupun orang special dalam banyak acara seperti acara merayakan kelulusan, acara ulang tahun, ataupun acara special lainnya.

Mau melihat produk-produk yang terbaru dan update nya? Langsung cek di akun instagram @tifa.gift banyak produk-produk terbaru di update setiap harinya, jangan sampai ketinggalan ya >_<

Sumber foto : Instagram @tiva.gift

Dalam kesuksesan berbisnis dibagian souvenir dengan nama Produk tiva.gift. menimbulkan rasa ingin tau kepada kita semua. darimana dapat ide? Apa saja kendala dalam menjalankan bisnis ini? Berapa penghasilan yang didapat selama ini? Dan bagaimana bisa sukses dalam program KBMI?

Cari Souvenir bagus | Souvenir Cantik | Souvenir kreatif | Souvenir hadiah | Souvenir hadiah ulang tahun | Souvenir hadiah wisuda | Souvenir hadiah sidang skripsi | Souvenir hadiah buat teman | Souvenir hadiah buat sahabat | Souvenir hadiah buat orang tersayang | Souvenir hadiah buat orang special

Sumber foto : Instagram @tiva.gift


Yuk langsung simak saja wawancara singkat dilakukan di basecamp tiva.gift pada tanggal 01 September 2020 pukul 13.15 wib. Sebagai berikut :

Suraidi : Assalamualaiakum wr. wb. Sebelumnya perkenalan nama saya muhammad suraidi, dari blog byrandomblogger, disini mau diskusi dengan penemu dari tiva.gift. Terlebih dahulu boleh di perkenalankan siapa namanya?

Tiva :  Baiklah, nama saya tiva, nama lengkap nya nurafni lativa

Suraidi : Untuk produk tiva.gift ini ide nya dari siapa?

Tiva : Awalnya produk tiva.gift, kenapa namanya tiva.gift karena awalnya tiva.gift merupakan ide dari saya sendiri (dari tiva) berawal dari hobi menanam kattus, koleksi tanaman tanaman kattus.

Suraidi : penemuan ide ini kapan bulan dan tahun nya?

Tiva : ide tiva.gift awalnya muncul ketika bulan april pada tahun 2020 ketika sedang marak-maraknya corona

Suraidi : Lalu mendapatkan ide itu bagaimana situasi tiva mendapatkan ide tersebut? bisa di ceritakan sedikit

Tiva : baiklah tiva.gift ini terbentuk awalnya pada kondisi lockdown pandemi covid 19. Jadi untuk mencari kesibukkan di waktu luang ketika lockdown karna semua perkulihan dari online ketika pulang kampung kerumah tiva menyibukkan diri mencari bibit dengan menanam berbagai macam kattus, berawal dari di kampung kemudian muncul inspirasi untuk menanam lebih bagus dan keinginan untuk menjual soalnya ketika lockdown semua masyarakat umumnya hobi menanam jadi tiva mencari beda dari yang lain karena biasa nya orang menanam bunga tiva coba menanam seperti kattus, ada juga skulen yang sulit di pasaran biasa, jadi orang tertentu yang menjual kattus.

Suraidi : pada awal produksi apakah menemukan kendala? Bisa dicerita kan sedikit

Tiva : ada untuk pengembangan produk ini kendala nya seperti untuk pencarian bibit tidak semua kattus tersedia di pasaran jadi untuk mencari bibit nya perlu pergi ketempat yang benar benar ada kattus nya. Kemudian untuk produksinya atau kendala nya terkadang untuk perawatan nya susah susah gampang kadang adanya bakteri yang tumbuh di kattus tersebut sehingga menyebabkan berjamur dan menyebabkan kattus tersebut mati. Kadang cuaca juga pengaruh dalam perawatan kattus jadi bisa menjadi penghalang selama perawatan dalam produksi nya

Suraidi : Dari kendala tersebut, apakah sudah menemukan cara/solusi nya?

Tiva : kalau untuk pencarian bibit, untuk mencari kattus yang akan di jual kami menanggulagi nya dengan membeli beberapa kattus yang sudah besar, dan kami bibitkan sendiri. Jika nanti nya tidak bisa membeli keluar kami bisa memakai kattus yang telah kami bibitkan sendiri yang kami rawat dari kecil. Kendala lain seperti bakteri kami tanggulagi dengan penyemprotan antibakteri seperti pupuk.

Suraidi : Lalu ide untuk jual dari siapa dan target pasar nya siapa? Bisa diceritakan sedikit

Tiva : kalau untuk ide jual, awal ini hanya hobi tiva, target jualnya adalah teman-teman selama kuliah, karena ada teman-teman ada merayakan kelulusan, atau merayakan ulang tahun, target jual tiva adalah teman-teman kuliah yang mau kasih hadiah ke teman teman nya

Suraidi : menarik sekali ya ceritanya. Apakah awal-awal penjualan menemukan kendala dan menemukan kerugian dalam produknya?

Tiva : Penjualan awal-awal kendalanya masih bingung dalam penempatan harga, berawal dari hobi belum terpikiran langsung terjun ke usaha bisnis kattus. Awalnya memasarkan eh ada yang minat beli, kendala penjualannya menetamkan harga, palingan kattusnya mati lalu ga balik modal

Suraidi : baiklah, kendala seperti yang tiva jelaskan, dan kerugian tidak balik modal ketika kattus nya mati ya. Lalu daftar pada program KBMI (Kegiatan bisnis mahasiwa Indonesia) kapan?

Tiva : kalau untuk daftar KBMI ini didaftarkan pada bulan Juni atau Juli 2020

Suraidi : Baru-baru ini ya, sampai waktu itu berapa penghasilan/keuntungan yang didapatkan?

Tiva : Awal dahulu sampai sekarang total yang dihasilkan produk tiva.gift ini sampai Angka 1 jt

Suraidi : dari itu semua, tiva sudah memulai dan berjalan usaha/ berbisnis, ada ga kata-kata motivasi untuk kami yang belum memulai dalam berbisnis?

Tiva : motivasi kalau memiliki suatu hobi jalankan hobi itu dengan sunguh-sungguh dan yakin dengan usaha kita kalau kita yakin pasti akan nada jalannya untuk sesuatu akan berhasil inti nya yakin dan berusaha pasti akan tercapai apa yang di inginkan.

Suraidi : Wah bagus sekali kata-kata motivasi dari tiva ya, Terimakasih tiva atas waktunya. Mungkin sampai disini dulu. Salah dan janggal mohon maaf wasalamualaikum wr. wb.

Mau melihat produk-produk yang terbaru dan update nya? Langsung cek di akun instagram @tifa.gift banyak produk-produk terbaru di update setiap harinya, jangan sampai ketinggalan ya  >_<

Sumber foto : Instagram @tiva.gift

Cari Souvenir bagus | Souvenir Cantik | Souvenir kreatif | Souvenir hadiah | Souvenir hadiah ulang tahun | Souvenir hadiah wisuda | Souvenir hadiah sidang skripsi | Souvenir hadiah buat teman | Souvenir hadiah buat sahabat | Souvenir hadiah buat orang tersayang | Souvenir hadiah buat orang special

Sumber foto : Instagram @tiva.gift

Terima kasih diucapkan pada team @tiva.gift, dan sukses selalu kedepannya @tiva.gift, dan mengucapkan Terima kasih sudah mampir diblog kecil ini semoga tulisan ini bermanfaat >_<

 

PERMENDIKBUD NO 2 TAHUN 2020 TENTANG TATA CARA PELAKSAAN UJI KOMPETENSI MAHASISWA BIDANG KESEHATAN



Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan, Link Download Permendikbud No 2 Tahun 2020? Scroll Ke Bawah !!

Didalam peraturan Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan pada pasal 1 ayat (1)  mengatakan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan yang selanjutnya disebut Uji Kompetensi adalah proses pengukuran pengetahuan, keterampilan, dan perilaku peserta didik pada perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang kesehatan.

Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan, Link Download Permendikbud No 2 Tahun 2020? Scroll Ke Bawah !!

Lalu pada Pasal 2 ayat 1 mengatakan Mahasiswa bidang kesehatan pada akhir masa pendidikan program vokasi atau program profesi harus mengikuti Uji Kompetensi secara nasional.  Ayat (2) Mahasiswa bidang kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan mahasiswa yang menempuh pendidikan pada Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi bidang kesehatan. Ayat (3) Uji Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang memenuhi standar kompetensi kerja sebagai tenaga kesehatan.

Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan, Link Download Permendikbud No 2 Tahun 2020? Scroll Ke Bawah !!

Kemudian Penentuan kelulusan mahasiswa bidang kesehatan pada Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan terbilang pada pasal 3 ayat 2 Penentuan kelulusan mahasiswa bidang kesehatan dari Perguruan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan proporsi penilaian:

a. Program Vokasi:

      1.            Indeks Prestasi Kumulatif 60% (enam puluh persen); dan

      2.            Uji Kompetensi 40% (empat puluh persen).

b. Program Profesi:

      1.            Indeks Prestasi Kumulatif program sarjana atau sarjana terapan 60% (enam puluh persen); dan

      2.            Uji Kompetensi 40 % (empat puluh persen).

 

Selengkapnya silahkan download  dan baca Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan melalui link yang ada di bawah ini

Klik Link download Permendikbud No 2 Tahun 2020 >>> Disini <<<

Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan

Demikian informasi tentang Permendikbud No 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pelaksaan Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan (PDF), Semoga bermanfaat. Terima Kasih >_<


SDKI SLKI SIKI POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF

 

SDKI SLKI SIKI POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF

SDKI POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF

Kategori         : Fisiologis

Subkategori   : Respirasi

Diagnosis        : Pola Napas Tidak Efektif

Definisi Pola Napas Tidak Efektif:

Inspirasi dan/ atau ekspirasi yang tidak memberikan ventilasi adekuat

Penyebab : Pola Napas Tidak Efektif

1.      Depresi pusat pernapasan

2.      Hambatan upaya napas (misal nya : nyeri saat bernapas, kelemahan otot pernapasan)

3.      Deformitas dinding dada

4.      Deformitas tulang dada

5.      Gangguan neuromuscular

6.      Gangguan neurologis (misal nya : elektroensefalogram (EEG) positif, cedera kepala, 

gangguan kejang

7.      Imaturitas neurologis

8.      Penurunan energi

9.      Obesitas

10.  Posisi tubuh yang menghambat ekspansi paru

11.  Sindrom hipoventilasi

12.  Kerusakan inervansi diagfragma (kerusakan syaraf C5 ke atas)

13.  Cedera pada medulla spinalis

14.  Efek agen farmakologis

15.  Kecemasan

Gejala Dan Tanda Mayor : Pola Napas Tidak Efektif

Subjektif

  1. Dispnea

Objektif

1.      Penggunaan Otot Bantu Pernapasan

2.      Fase Ekspirasi Memanjang

3.      Pola napas abnormal (misal nya : takipnea, bradipnea, hiperventilasi, kussumaul, cheyne-stokes)

Gejala Dan Tanda Minor : Pola Napas Tidak Efektif

Subjektif

  1. Ortopnea

Objektif

1.      Pernapasan purses-lip

2.      Pernapasan cuping hidung

3.      Diameter thorax anterior-posterior meningkat

4.      Ventilasi semenit menurun

5.      Kapasitas vital menurun

6.      Tekanan ekspirasi menurun

7.      Tekanan inspirasi menurun

8.      Ekskursi dada berubah

Kondisi Klinis Terkait : Pola Napas Tidak Efektif

1.      Depresi sistem syaraf pusat

2.      Cedera kepala

3.      Trauma thorax

4.      Gullian barre syndrome

5.      Multiple sclerosis

6.      Myasthenia gravis

7.      Stroke

8.      Kuadriplegia

9.      Intoksikasi alkohol

 

SDKI SLKI SIKI Pola Napas Tidak Efektif

SDKI

SLKI

SIKI

Pola Napas Tidak Efektif

 

Penyebab :

 

1.     Depresi pusat pernapasan

2.     Hambatan upaya napas (misal nya : nyeri saat bernapas, kelemahan otot pernapasan)

3.     Deformitas dinding dada

4.     Deformitas tulang dada

5.     Gangguan neuromuscular

6.     Gangguan neurologis (misal nya : elektroensefalogram (EEG) positif, cedera kepala, gangguan kejang

7.     Imaturitas neurologis

8.     Penurunan energi

9.     Obesitas

10. Posisi tubuh yang menghambat ekspansi paru

11. Sindrom hipoventilasi

12. Kerusakan inervansi diagfragma (kerusakan syaraf C5 ke atas)

13. Cedera pada medulla spinalis

14. Efek agen farmakologis

15. Kecemasan

 

Pola napas

Kriteria hasil :

  • Ventilasi semenit
  • Kapasitas vital
  • Diameter thorax anterior-posterior
  • Tekanan ekspirasi
  • Tekanan inspirasi
  • Dispnea
  • Penggunaan otot bantu napas
  • Pemanjangan fase ekspirasi
  • Ortopnea
  • Pernapasan purses-lip
  • Pernapasan cuping hidung
  • Frekuensi napas
  • Kedalaman napas
  • Ekskursi dada

Perawatan sirkulasi

Observasi

·      Periksa sirkulasi perifer (misal nya : nadi perifer, edema, pengisian kapiler, warna, suhu, ankle brachial index)

·      Identifikasi faktor risiko gangguan sirkulasi (misal nya : diabetes, perokok, orang tua, hipertensi, dan kadar kolesterol tinggi)

·      Monitor panas, kemerahan, nyeri, atau bengkak pada ekstremitas

Terapeutik

·      Hindari pemasangan infuse atau pengambilan darah di area keterbatasan perfusi

·      Hindari pengukuran tekanan darah pada ekstremitas dengan keterbatasan perfusi

·      Hindari penekanan dan pemasangan tourniquet pada area yang cedera

·      Lakukan pencegahan infeksi

·      Lakukan perawatan kaki dan kaku

·      Lakukan hidrasi

Edukasi

·      Anjurkan berhenti merokok

·      Anjurkan berolahraga rutin

·      Anjurkan mengecek air mandi untuk mengindari kulit terbakar

·      Anjurkan menggunakan obat penurunan tekanan darah, antikoagulan, dan penurun kolesterol, jika itu perlu

·      Anjurkan minum obat pengontrol tekanan darah secara teratur

·      Anjurkan menghindari penggunaan obat penyekat beta

·      Anjurkan melakukan perawatan kulit yang tepat (misal nya : melembabkan kulit kering pada kaki)

·      Anjurkan program rehabilitasi vaskuler

·      Ajarkan program diet untuk memperbaiki sirkulasi (misal nya : rendah lemak jenuh, minyak ikan omega 3)

·      Informasikan tanda dan gejala darurat yang harus dilaporkan ( misal nya : rasa sakit yang tidak hilang saat istrahat, luka tidak sembuh, hilangnya rasa)

Manajemen sensasi perifer

Obeservasi

·      Identifikasi penyebab perubahan sensasi

·      Identifikasi penggunan alat pengikat, prosthesis, sepatu, dan pakaian

·      Periksa perbedaan sensasi tajam atau tumpul

·      Periksa perbedaan panas atau dingin

·      Periksa kemampuan mengidentifikasi lokasi dan tekstur benda

·      Monitor terjadinya parestesia, jika perlu

·      Monitor perubahan kulit

·      Monitor adanya tromboflebitis dan tromboemboli vena

Terapeutik

·      Hindari pemakaian benda-benda yang berlebihan suhunya (terlalu panas atau dingin)

Edukasi

·      Ajurkan penggunaan thermometer untuk menguji suhu air

·      Anjurkan penggunaan sarung tangan termal dan bertumit rendah

Kolaborasi

·      Kolaborasi pemberian analgesic, jika itu perlu

·      Kolaborasi pemberiak kortikosteroid, jika itu perlu

Sumber :

PPNI. 2018. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnoatik Keperawatan, Edisi 1. Jakarta : DPP PPNI

PPNI. 2018. Standar Luaran Keperawatan Indonesia : Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta : DPP PPNI

PPNI. 2018. Standar Intervensi Keperawatan Indonesia : Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta : DPP PPNI

Contact Me

Email

muhammad24suraidi@gmail.com

Instagram

@muhammad24suraidi